Sale

Van Justitie & Makam JP Coen (Night at the Museum – Kota Tua) Walking Tour – 18 April 2026

Original price was: Rp 235.000.Current price is: Rp 205.000.

Telah dibuka Grup Jam 15:20 WIB. Terima kasih

Di jantung Kota Tua berdiri megah gedung Raad van Justitie yang kini kita kenal sebagai Museum Seni Rupa dan Keramik. Gedung yang selesai dibangun pada tahun 1870 ini dulunya berfungsi sebagai Pengadilan Tinggi. Inilah tempat di mana perkara-perkara berkaitan dengan peradilan orang Eropa diputuskan, di balik pilar-pilar kokoh bergaya Neoklasik-nya. Sejak zaman Gubenur Ali Sadikin, gedung ini beralih fungsi menjadi museum yang mempertunjukkan karya-karya maestro pelukis Indonesia, mulai dari Raden Saleh, Affandi, S. Soedjojono,  Hendra Gunawan, dan seniman besar lainnya.

Berabad-abad sebelum bangunan pengadilan itu berdiri, di seberang lapangan pernah berdiri megah, Gereja Belanda (Oude Hollandsche Kerk) sejak tahun 1640. Bentuknya pernah mengalami perubahan, dari berbentuk salib sampai kubah bulat. Gereja ini pun hancur karena gempa bumi, seiring zaman dengan penghancuran Tembok kota secara masif di masa Daendels. Di sekeliling gereja ini terdapat kompleks pemakaman elite orang Belanda. Telah menjadi kebiasaan di kala itu, untuk Gubenur Jendral dimakamkan di sini.  Di kompleks inilah sang “Arsitek Batavia”, Jan Pieterszoon Coen dimakamkan. Di akhir abad ke-19, pemakaman ini ditutup karena menimbulkan masalah kesehatan kota dan karena kepadatannya yang luar biasa. Pemakaman ini pindah ke daerah Tanah Abang yang lebih luas, yang disebut Kebon Jahe Kober. Namun tidak ada bukti kuat makam JP Coen berpindah ke Tanah Abang. Apakah makam JP Coen masih berada di bawah lokasi sekarang?

Meski gereja dan pemakaman itu sudah tidak ada, namun beberapa nisan dari tokoh penting yang dimakamkan di sini masih tertinggal di lokasi yang sekarang menjadi museum. Termasuk juga, nisan Gubenur Jenderal Baron van Imhoff, seorang baron yang memiliki drama persengketaan dengan gubenur jenderal sebelumnya dan terlibat dalam pusaran imbas Geger Pacinan.

Petualangan kali akan diawali dari daerah Pinangsia, yang penamaannya berasal dari kata Financiën (Keuangan). Di daerah ini pula terdapat toko-toko, rumah masyarakat Tionghoa, rumah abu dan sekolah tua. Berdiri pula sebuah gedung yang dirancang oleh biro arsitektur ternama dari kota Bandung, Firma Schoemaker.

Dalam waktu kurang lebih 3 jam, kita akan berjalan kaki membelah senja di Kota Tua, menyusuri sudut Pinangsia, hingga menelusuri gedung pengadilan tinggi Batavia dan lokasi bekas makam dan gereja tua.

Description

Tour Date
Sabtu, 18 April 2026
Group Jam 15:00 WIB, Group Jam 15:20 WIB
PRICE
PRESALE
Rp 205,000/pax
RSVP sampai tanggal 15 April 2026
NORMAL
Rp 235,000/pax
Duration
max. 3,5 jam
Distance
3 km Walking Tour

HIGHLIGHTS

 

Mengunjungi bekas kompleks pemakaman di abad 17-18 yang sekarang menjadi Museum Wayang dan melihat koleksi nisan dan wayang-wayang

Mengunjungi Museum Seni Rupa dan Keramik dan mempelajari mahakarya dari maestro pelukis tanah air (Raden Saleh, Affandi, Soedjojono, Hendra Gunawan, dan masih banyak lagi) 

Mendengarkan cerita tentang JP Coen dan makamnya

Melewati Gedung Olveh yang merupakan kantor cabang dari perusahaan asuransi jiwa asal Belanda 

Mengunjungi sekolah di gedung cagar budaya (masih menunggu izin)

INCLUSIONS

 

INCLUSIONS

Tour Guide bersertifikasi / Sejarawan / Arkeolog

Tiket masuk tempat wisata / Perizinan

Air mineral  

Pocket map, kipas dan postcard

 

EXCLUSIONS

Pengeluaran Pribadi

Travel Insurance

Transportasi kembali ke meeting point

TERMS & CONDITIONS

 

Terdapat tambahan biaya IDR 70.000/pax KHUSUS warga negara asing yang ikut dalam tour ini (harga tiket museum yang berbeda, dapat membayar tambahan on the spot di museum)

Tur akan tetap dilaksanakan baik dalam kondisi cerah maupun hujan.

Tur akan dibawakan dalam Bahasa Indonesia.

Kami menyarankan untuk membawa perlengkapan tambahan seperti sunblock, payung, jaket hujan dan perlengkapan pribadi lainnya.

Mohon menjaga barang pribadi yang menjadi tanggung jawab masing-masing, segala bentuk kehilangan bukan menjadi tanggung jawab penyelenggara.

Tour ini tidak direkomendasikan / cocok untuk kursi roda dan kereta bayi.

Wanita yang sedang hamil diharapkan untuk mengkonfirmasi terlebih dahulu.

 

RESHEDULE & REFUND POLICY

Tour tidak dapat direfund kecuali ada pembatalan dari pihak WALK INDIES.

Tur hanya akan dibatalkan jika tidak mencapai minimal peserta, dengan begitu biaya tur akan dikembalikan sepenuhnya.

Itinerary dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi dan kondisi di lapangan.

Tour dapat direschedule secara free/gratis paling lambat konfirmasi 10 hari sebelum tanggal tour

Jika dalam kurun waktu kurang dari 10 hari sebelum tanggal tour sampai 1X24 jam, peserta ingin direschedule, dikenakan biaya reschedule sebesar IDR 120.000/orang.

Jika kurang dari 1X24 jam sebelum tanggal tour, peserta ingin direschedule dianggap melakukan pembelian baru (tidak dapat direschedule).

MEETING POINT

St. Jakarta Kota Baru

Meeting Point: Pintu Belakang Stasiun Jakarta Kota yang menghadap Jl.Pinangsia

FINISHING POINT

Museum of Fine Art and Ceramics

Finish Point: Museum Seni Rupa dan Keramik – Kota Tua Jakarta

Additional information

Jadwal

Jam 15:00 WIB, Jam 15:20 WIB, Jam 15:40 WIB, Jam 16:00 WIB

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Van Justitie & Makam JP Coen (Night at the Museum – Kota Tua) Walking Tour – 18 April 2026”

Your email address will not be published. Required fields are marked *