WEST SUMATRA HISTORICAL TOUR : HIKAYAT DARI BARAT PASISIA – 31 Jul – 02 Aug 2026

Price range: Rp 2.000.000 through Rp 3.850.000

Tahun 1868, Ir Willem Hendrik de Greve melaporkan penemuan batu bara berkualitas tinggi pada saat penelitian di daerah Sawahlunto, Karesidenan Pantai Barat Sumatera. Pemerintah kolonial di masa itu sangat membutuhkan batubara untuk bahan bakar terutama sejak dimulainya revolusi industri. Dikerahkanlah proyek besar untuk penambangan batubara dan pembangunan jalur kereta api untuk transportasi komoditas “mutiara hitam” ini ke Pelabuhan Emmahaven (sekarang Teluk Bayur). Pengalian masa awal, tragisnya memakai tenaga para narapidana atau tahanan politik yang dirantai yang dibawa dari berbagai wilayah di luar Sumatra Barat, mayoritas dari Tanah Jawa. Mereka disebut Orang Rantai. Orang Rantai tersebut banyak yang meninggal karena kerasnya kerja rodi tanpa sanitasi yang baik. Bahkan, mirisnya, di makam mereka hanya tertulis nomor identitas, tanpa nama.

Jalur kereta yang dibangun pun ternyata tidaklah mudah karena adanya tantangan alam, Pegunungan Bukit Barisan yang membentang memisahkan Sawahlunto dengan pesisir. Jalur kereta dibuat “detour” dengan melewati elevasi moderat di samping Danau Singkarak, danau terluas kedua di pulau Sumatra. Setelah melewati Danau Singkarak menuju Lembah Anai, rel dibuat bergerigi dan menggunakan lokomotif khusus karena tanjakan yang sangat tinggi. Akhirnya tersambunglah jalur rel sepanjang 155 km di tahun 1894 melewati terowongan Lubang Kalam, terowongan kereta api terpanjang di Sumatra. Kita masih dapat melihat banyak stasiun-stasiun, rel, jembatan kereta api di jalur bersejarah ini.

Tanah Minang di pasisia (pesisir) Barat Sumatra juga menjadi tanah kelahiran banyak Bapak Bangsa, seperti Moh Hatta, Moh Yamin, Buya Hamka, Tan Malaka, Haji Agus Salim dan masih banyak lagi. Di perjalanan WALK INDIES ke ranah Minang ini kita juga akan mengunjungi rumah kelahiran Bung Hatta dan mendengarkan kisah perjuangannya. Di Bukittinggi dan Batusangkar kita akan pula mendengarkan cerita tentang Perang Padri yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dari tahun 1803 sampai tahun 1837. 

Sejarah Minangkabau (yang dalam cerita rakyat disebut Kemenangan Adu Kerbau dengan Kerajaan Majapahit) sangatlah panjang sejak zaman Hindu Buddha masa Adityawarman sampai ke masa Islam. Sejarah peradaban ini terlihat dari bahasa, pakaian, makanan, rumah, dan tradisinya. Di perjalanan ini kita akan menyelami budaya peradaban besar di Pasisia (pesisir) Barat Sumatra.

Mari berpetulang bersama ke Padang, Bukittinggi dan Sawahlunto (UNESCO World Heritage sejak 2019) di tanggal 31 Juli – 02 Agustus 2026 dalam perjalanan “Hikayat dari Barat Pasisia”. Reservasi via link di profile bio Instagram atau di website WALK INDIES.

*Ada opsi untuk pembayaran Down Payment dahulu sebesar IDR 2.000.000/pax. Pelunasan sisanya dilakukan terakhir di tanggal 07 Juli 2026.

Description

Tour Date
31 Jul - 02 Aug 2026
3 Hari 2 Malam
PRICE
START FROM
Rp 3.425.000/pax
Detail harga ada di bawah
Kota
Padang, Bukittinggi & Sawahlunto
Metode Transport
Bus dari Padang

ITINERARY

 

Hari 01 – JUMAT, 31 JULI 2026 |  PADANG – BUKITTINGGI ( – / MS / MM )

Selamat datang di Kota Padang, Sumatra Barat

09:00 WIB – Meeting point di Bandara Minangkabau (PDG) selanjutnya persiapan perjalanan menuju Bukittinggi
Perjalanan dimulai menuju Stasiun Kayu Tanam dimana adalah awal dari jalur rel gerigi melewati Bukit Barisan.

Melihat Lembah Anai yang elok akan panorama air terjun di sisi jalan yang dipenuhi pemandangan hutan asri, serta terdapat juga bekas jalur kereta transportasi batubara yang melintasi pegunungan.

Melihat indahnya Ngarai Sianok dengan bentangan lembahnya yang subur, dikelilingi bukit-bukit dan aliran sungai.

Menelusuri Goa Jepang, lubang yang digali tenaga kerja paksa atau Romusha sebagai bunker dan tempat pengintaian oleh tentara Jepang pada masa itu. Goa yang kedalamannya sekitar 52 meter dari permukaan jalanan.

Makan Siang di rumah makan khas Padang Panjang/Bukittinggi

Melihat langsung Jam Gadang, ikon Kota Bukittinggi yang sudah ada sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda dan merupakan hadiah dari Ratu Wihelmina untuk sekretaris kota Fort de Kock (sekarang Kota Bukittinggi)

Menyinggahi Rumah Bung Hatta, tanah dimana beliau dilahirkan dan menghabiskan masa kecilnya sebelum merantau.

Mendengarkan cerita tentang Benteng Fort de Kock yang sekarang berupa bukit, yang digunakan oleh Tentara Belanda sebagai kubu pertahanan dari gempuran rakyat Minangkabau sejak meletusnya Perang Paderi.

Makan malam di rumah makan lokal Family Benteng
Menuju hotel di Bukittinggi untuk bermalam. Selanjutnya waktu bebas hingga tour hari kedua dimulai.


Hari 02 – SABTU, 01 AGUSTUS 2026  |  BUKITTINGGI – PAGARUYUNG – SAWAHLUNTO ( MP / MS / – )

Tersedia breakfast untuk yang memilih opsi menginap di hotel Bukittinggi.

Perjalanan menuju Sawahlunto via Batusangkar. Dalam perjalanan ini kita akan mendengarkan cerita tentang kisah kebudayaan Minangkabau hingga cerita masa kejayaan Sawahlunto sebagai kota penghasil batu bara dunia.

Breakfast di hotel sebelum memulai perjalanan ke Sawahlunto.

Mengunjungi Istano Basa Pagaruyung, sebuah bangunan istana yang sangat megah dari Kerajaan Pagaruyung, Kerajaan yang pernah menguasai seluruh Alam Minangkabau.

Makan siang di rumah gadang, disini akan disajikan makanan khas Minangkabau dengan tradisi Bajamba.

Menuju kota Sawahlunto, kota yang telah menjadi situs warisan budaya dunia oleh UNESCO.

Mengunjungi Museum Gudang Ransum, sebuah kawasan bekas dapur umum untuk menyiapkan aneka logistik untuk pekerja tambang.

Menyusuri Tambang Mbah Soero, situs lubang tambang batu bara tertua di Asia Tenggara, dan saksi bisu kisah orang-orang rantai yang menjadi pekerja tambang pada masa penjajahan Belanda.

Menuju hotel di Sawahlunto untuk bermalam. Selanjutnya waktu bebas hingga tour hari ketiga dimulai.
Makan malam dengan pengaturan masing-masing.


Hari 03 – MINGGU, 02 AGUSTUS 2026  |  SAWAHLUNTO – PADANG ( MP / MS / – )

Breakfast di hotel sebelum memulai perjalanan kembali ke kota Padang.
Mengunjungi Stasiun Kereta Api Sawahlunto yang diresmikan tahun 1894 dan merupakan museum kereta api kedua di Indonesia

Trekking jalan kaki dari Stasiun Kereta Api Sawahlunto menyusuri jalur kereta api menuju ke Terowongan Kereta Api terpanjang di Sumatera, Lubang Kalam dan masuk melihat ke dalam terowongan.

Melanjutkan perjalanan ke Kota Padang & makan siang
Melewati pemandangan panorama di Sitinjau Lauik yang juga terkenal dengan satu lintasan yang memiliki kemiringan ekstrim.

Mengunjungi bekas gedung Padangsche Postpaarbank di Pelabuhan Muaro Kota Padang

Sightseeing tour dengan bus di Kota lama & Pecinaan Padang (Pelabuhan Muaro, Gedung Geo Wehry, De Javasche Bank, Jembatan Siti Nurbaya, Klenteng Sie Hin Kiong) 

Sebelum tour berakhir akan singgah ke toko oleh-oleh khas Padang.

Tour berakhir, dan akan diantar menuju kota Padang dan Bandara Minangkabau (tiba jam 17:15 WIB di bandara) kembali bagi yang pulang ke kota masing-masing. Sampai jumpa di petualangan berikutnya.


*Keterangan :

MP = Makan Pagi

MS = Makan Siang

MM = Makan Malam

 HARGA (dlm IDR/pax)

.

HARGA DENGAN HOTEL DI BUKITTINGGI   = IDR 3.850.000/pax 

HARGA TANPA HOTEL DI BUKITTINGGI       = IDR 3.425.000/pax

 

*Ada opsi untuk pembayaran Down Payment dahulu sebesar IDR 2.000.000/pax. Pelunasan sisanya dilakukan terakhir di tanggal 07 Juli 2026.

INCLUSIONS

 

INCLUSIONS

Tour Leader bersertifikasi

Local guides

Hotel with breakfast di Sawahlunto (twin/triple sharing) 

Private Bus AC

Tiket masuk sesuai itinerary

Makan sesuai itinerary termasuk makanan cara tradisional Minangkabau bajamba (makanan lesehan dengan upacara adat) 

Mineral water & snack

Souvenir special dari WALK INDIES

Travel insurance (detail di T&C)

 

EXCLUSIONS

Tiket pesawat/kereta

Makanan yang tidak termasuk di itinerary

Keperluan Pribadi

Transportasi ke Meeting Point atau dari Ending Point

Travel insurance tambahan

 

OPTIONAL :

Akomodasi hotel di Bukittinggi

 

HOTEL

 

Bukittinggi       : Monopoli Hotel And Resort Bukittinggi (dahulu Novotel Bukittinggi) or similar – bintang 4 (twin/triple sharing)

(Hotel ini adalah optional)

.

Sawahlunto     : Saka Ombilin Heritage Hotel or similar – bintang 4 (twin/triple sharing)

 

*triple sharing hanya jika jumlah pesertanya ganjil

**Tersedia pilihan Single Supplement/Sekamar sendiri dengan tambahan biaya (IDR 825.000/orang untuk 2 malam)

TERMS & CONDITIONS

 

Keberangkatan Minimal 22 Pax. Jika quota tidak terkumpul tour dapat dibatalkan oleh WALK INDIES dan biaya yang terbayar akan dikembalikan

Jadwal perjalanan dapat berubah sesuai dengan kondisi demi kelancaran pelaksanaan tour.

.

Kepastian akhir berangkatnya diumumkan paling lambat 21 hari sebelum hari tour atau bisa lebih cepat jika sudah terkumpul. Mohon untuk memperhatikan hal ini sebelum melakukan reservasi pesawat/kereta menuju lokasi. 

.

Terdapat perbedaan harga tiket masuk destinasi wisata bagi Warga Negara Asing (WNA). Perbedaan harga akan diinformasikan upon request.

.

Apabila terjadi force majeur karena bencana alam, kerusuhan, suasana mencekam dan lain-lain, WALK INDIES tidak bertanggung jawab dalam pengembalian biaya atas service yang sudah dibayarkan dan tidak digunakan dan biaya tour tidak termasuk biaya pengeluaran tambahan yang disebabkan oleh force majeur.

.

Produk travel Insurance yang termasuk di dalam biaya tour adalah Domestik – Nusantara 2 (1-4 hari) – New Travel Safe dari Asuransi ACA. Klik di sini untuk membaca nilai manfaat dari travel insurance ini.

* Batas umur pemegang polis adalah 85 tahun. Jika berumur 85 tahun dan ke atas, maka polis ini tidak dapat digunakan dan biaya polis akan di-cashback ke peserta di atas umur 85 tahun. Mohon melakukan pengaturan sendiri untuk travel insurance-nya.

* Travel insurance ini tidak berlaku jika peserta adalah penduduk dari kota-kota yang dituju sebagai destinasi tour.

Maka polis ini tidak dapat digunakan dan biaya polis akan di-cashback ke peserta yang berasal dari kota tujuan. Mohon melakukan pengaturan sendiri untuk travel insurance-nya.

* Pengantian kerugian sangat bergantung pada penilaian dari pihak asuransi.

.

KEBIJAKAN REFUND

*Skema penalty yang akan dikenakan jika melakukan refund :

>= 30 hari sebelum tour      : 50% penalty fee dari total biaya tour

29 – 14 hari sebelum tour    : 70% penalty fee dari total biaya tour

<=  13 hari sebelum tour   : 100% penalty fee dari total biaya tour

.

*Jika tidak bisa berangkat lebih baik dioper ke orang lain (tidak terkena biaya – dapat dilakukan sampai H – 72 jam sebelum keberangkatan)

MEETING POINT

Meeting Point:
Kota Padang (untuk yang sudah tiba lebih dahulu, meeting point akan diinformasikan selanjutnya)

(Jumat, 31 Juli 2026 jam 08:00 WIB)

Bandara International Minangkabau

(Jumat, 31 Juli 2026 jam 09:00 WIB)

FINISHING POINT

Finish Point  :

Kota Padang

(Minggu, 02 Agustus 2026 sekitar jam 16:00 WIB)

Bandara International Minangkabau

(Minggu, 02 Agustus 2026 jam 17:15 WIB)

Additional information

Pembayaran Full / Down Payment

Full, Down Payment

Opsi Hotel 1 malam di Bukittinggi

Termasuk, Tidak termasuk

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “WEST SUMATRA HISTORICAL TOUR : HIKAYAT DARI BARAT PASISIA – 31 Jul – 02 Aug 2026”

Your email address will not be published. Required fields are marked *