LRT & Walking Tour – Gerakan 30 September di Lubang Buaya – 12 Oktober 2025
Rp 250.000
Pengumuman : Telah dibuka group D jam 08:45 WIB. Terima kasih
Tanggal 3 Oktober 1965, tempat penculikan para Jenderal Angkatan Darat oleh Gerakan 30 September ditemukan di Lubang Buaya. Penemuan lokasi sumur tersebut terbantu dengan informasi dari Aipda Sukitman yang sempat diculik oleh prajurit Gerakan 30 September pada saat patroli di kawasan Kebayoran.
Dibutuhkan tim ahli penyelam dari KKO (sekarang Marinir) untuk mengangkat para korban pahlawan revolusi dari lubang berdiameter 75 centimeter tersebut.
Sekarang di lokasi tersebut dibangun museum & Monumen Pancasila Sakti. Ada pula pos komando rapat gerakan, dapur, dan museum paseban. Ada beberapa display seperti truk yang digunakan untuk menjemput para jendral, mobil dinas Jendral Soeharto dalam upaya penumpasan gerakan, pakaian para pahlawan revolusi, dan juga peluru yang menembus ke tubuh korban.
Sesudah dari Lubang Buaya, kita akan menyempatkan diri ke Museum Satrimandala untuk melihat koleksi perjuangan TNI dari tahun 1945 termasuk tank, pesawat cureng yang pernah diterbangkan oleh Penerbang Adisutjipto dan tandu dari Jendral Soedirman. Kita akan menghubungkan dua museum ini dengan naik alat transportasi Light Rapid Transport (LRT). Tempat ini pula adalah lokasi bermalamnya Bung Karno di tanggal 30 September 1965 yang dahulu disebut sebagai Wisma Yaso.
Mari menjelajah sambil belajar sejarah di dua tempat bersejarah ini sambil mencoba LRT Jabodebek di tanggal 12 Oktober 2025 pagi.
Reviews
There are no reviews yet.