Sale

Walking Tour – Penyerangan Fatahillah ke Sunda Kelapa – 27 Juni 2026

Original price was: Rp 265.000.Current price is: Rp 235.000.

Pengumuman : Telah dibuka tour jam 09:10 WIB. Terima kasih

 

Kelapa (Calapa), yang terletak di muara Sungai Ciliwung adalah nama dari Pelabuhan penting untuk Kerajaan Sunda. Prabu Surawisesa, putra mahkota dari Kerajaan Sunda tersebut melakukan kerjasama dengan Portugis yang baru saja memiliki pos perdagangan di Malaka. Bahkan Prabu Surawisesa melakukan dua kali perjalanan ke Malaka untuk menjajaki kerjasama tersebut di tahun 1512 dan 1521. Akhirnya kesepakatan terjadi, dan perjanjian ditandatangani pada Agustus 1522 di Calapa dengan pihak Portugis diwakili oleh Henrique Leme. Dibuatkan pula sebagai prasasti sebagai tanda perjanjian tersebut di Sunda Kelapa. Dikatakan bahwa Portugis diberikan konsesi untuk membangun benteng dan kantor dagang di mulut sungai Ciliwung. Kemudian, Kerajaan Sunda akan memberikan seribu karung lada setiap tahunnya kepada Raja Portugis.

Namun karena adanya masalah dalam internal Portugis terutama di kantor dagang Goa, Portugis belum sempat membangun benteng di muara Sungai Ciliwung sesuai yang dijanjikan.

Di pihak aliansi Demak dan Cirebon, potensi kehadiran Portugis di pulau Jawa dianggap sebagai ancaman masalah baru. Armada Portugis juga lah yang dahulu mengakibatkan kehancuran Kerajaan Samudra Pasai, tanah asal Fatahillah pada tahun 1521. Maka diputuskanlah untuk melakukan penyerangan dengan pimpinan panglima perang dari Kerajaan Demak, Fatahillah. Maka pada tahun 1526-1527 Pelabuhan Banten dan Sunda Kelapa diserang dan diambil alih oleh pasukan Demak-Cirebon. Hilanglah dua pelabuhan perdagangan penting bagi Kerajaan Sunda. Portugis sendiri pun terlambat tiba pada saat penyerangan berlangsung.

Hari penaklukan itulah yang dipilih sebagai Hari Jadi Kota Jakarta pada saat masa awal kemerdekaan oleh Walikota Sudiro melalui berbagai perdebatan ahli. Apakah yang terjadi pada saat penyerangan tersebut? Dan apakah Fatahillah yang memberikan nama kota taklukan barunya sebagai Jayakarta? Dan mengapa tanggal 22 Juni dipilih sebagai hari takluknya Sunda Kelapa dan diputuskan sebagai HUT Kota Jakarta? Mari kita bahas hal-hal tersebut dalam perjalanan tur sejarah yang diberi nama “Penyerangan Fatahilah ke Sunda Kelapa”.

Pendaftaran dapat dilakukan di link bio kami atau website www.walkindies.com. Sampai bertemu di Utara Jakarta, Teman Walk Indies!

SKU: N/A Categories: ,

Description

Tour Date
Sabtu, 27 Juni 2026
Group Jam 08:00 WIB, Group Jam 08:20 WIB, Group Jam 08:40 WIB
PRICE
PRESALE
Rp 235,000/pax
RSVP hingga 24 Juni 2026
NORMAL
Rp 265,000/pax
Duration
±3-3,5 jam
Distance
±3 km Walking Tour + Taxi

HIGHLIGHTS

Mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa

Mengunjungi Marina Batavia dan melihat pemandangan Teluk Jakarta

Mengunjungi Masjid Jami Keramat Luar Batang

Mendengarkan kisah penyerangan Fatahillah ke Sunda Kelapa

Membahas Prasasti perjanjian Kerajaan Sunda dan Portugis & lokasi penemuannya

INCLUSIONS

Guide profesional / Sejarawan / Arkeolog

Kipas batik

Tiket masuk tempat wisata dan donasi tempat ibadah

Air mineral  

Pocket map

Biaya Taxi

Refreshment di Marina Batavia

 

EXCLUSIONS

Pengeluaran Pribadi

Travel Insurance

Transportasi kembali ke meeting point

TERMS & CONDITIONS

Tur akan tetap dilaksanakan baik dalam kondisi cerah maupun hujan.

Tur akan dibawakan dalam Bahasa Indonesia.

Kami menyarankan untuk membawa perlengkapan tambahan seperti sunblock, payung, jaket hujan dan perlengkapan pribadi lainnya.

Mohon menjaga barang pribadi yang menjadi tanggung jawab masing-masing, segala bentuk kehilangan bukan menjadi tanggung jawab penyelenggara.

Tour ini tidak direkomendasikan / cocok untuk kursi roda dan kereta bayi.

Wanita yang sedang hamil diharapkan untuk mengkonfirmasi terlebih dahulu.

 

RESHEDULE & REFUND POLICY

Tour tidak dapat direfund kecuali ada pembatalan dari pihak WALK INDIES.

Tur hanya akan dibatalkan jika tidak mencapai minimal peserta, dengan begitu biaya tur akan dikembalikan sepenuhnya.

Itinerary dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi dan kondisi di lapangan.

Tour dapat direschedule secara free/gratis paling lambat konfirmasi 10 hari sebelum tanggal tour

Jika dalam kurun waktu kurang dari 10 hari sebelum tanggal tour sampai 1X24 jam, peserta ingin direschedule, dikenakan biaya reschedule sebesar IDR 150.000/orang.

Jika kurang dari 1X24 jam sebelum tanggal tour, peserta ingin direschedule dianggap melakukan pembelian baru (tidak dapat direschedule).

MEETING POINT

Meeting Point: Di tempat parkir depan Masjid Jami’ An-Nur Kota Intan

FINISHING POINT

Finish Point: Marina Batavia

Additional information

Slot

Group Jam 08:00 WIB, Group Jam 08:20 WIB, Group Jam 08:40 WIB, Group Jam 09:10 WIB

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Walking Tour – Penyerangan Fatahillah ke Sunda Kelapa – 27 Juni 2026”

Your email address will not be published. Required fields are marked *