Description




ITINERARY
.
Hari 01 – JUMAT 16 OKTOBER 2026 – JAKARTA – PURWOKERTO – BANYUMAS – PURWOKERTO (B/L/D)
Jam 06:00 WIB – Berkumpul di Stasiun Gambir
Jam 06:20 WIB – Kereta berangkat menuju Purwokerto
Jam 10:36 WIB – Kereta tiba di Stasiun Purwokerto
Setelah ini perjalanan akan dimulai menuju ke Alun-alun Kota Purwokerto dan Masjid Agung Baitussalam (ada waktu untuk sholat Jumat). Peserta akan diajak untuk makan siang kuliner khas Purwokerto.
Setelah makan siang, perjalanan akan dilanjutkan menuju bekas Rumah Residen Banyumas (Purwokerto adalah ibukota terakhir dari Karesidenan Banyumas). Walking tour sejenak untuk melihat bekas Rumah Residen Banyumas, dan melewati sekolah-sekolah tua dan gereja di sekitar gedung tersebut.
Kunjungan perjalanan dilanjutkan menuju Kota Lama Banyumas yang terletak di sisi selatan Sungai Serayu. Sebelum tiba di Kota Lama Banyumas, peserta akan diajak untuk mampir melihat Suikerfabriek (Pabrik Gula) Kalibangor yang merupakan pabrik gula tertua di wilayah Karesidenan Banyumas. Terdapat pula makam dari pendiri perusahaan gula tersebut yang bernama Edward Cooke dan keturunannya.
Sesampainya di Kota Lama Banyumas, peserta akan diajak untuk melihat Pendopo dan bekas Kantor Bupati Banyumas yang dibangun di masa bupati Tumenggung Yudanegara yang berkuasa di awal abad ke-19. Ini adalah kantor dan kediaman bupati Banyumas sebelum pindah ke Purwokerto di tahun 1937. Kompleks bangunan ini sangat luas dan layaknya seperti keraton kecil yang memiliki pendopo, istal kuda, pringgitan, kantor pelayanan administrasi, tempat tinggal abdi dalem, dan tamansari. Bahkan kompleks ini dikelilingi oleh tembok, dan menariknya terdapat sumur Sendang Mas yang memiliki kisah berhubungan dengan awal mula nama karesidenan ini.
Sebelum makan malam, Teman-teman akan diajak untuk eksplorasi di Pecinan Banyumas yang direvitalisasi sejak tahun 2023 yang menyajikan bangunan bernuansa Peranakan dan Klenteng Boen Tek Bio Banyumas yang sudah berdiri di bantaran Sungai Serayu sejak 1846.
Setelah makan malam di Kota Lama Banyumas, perjalanan berlanjut untuk kembali ke kota Purwokerto untuk bermalam dan beristirahat.
.
Hari 02 – SABTU 17 OKTOBER 2026 – PURWOKERTO – NUSAKAMBANGAN – CILACAP (B/L/-)
Breakfast dan check out dari hotel di Purwokerto.
Setelah check out, perjalanan akan dilanjutkan ke kota Cilacap mengikuti aliran Sungai Serayu dan berhenti untuk melihat terowongan kereta api Notog. Untuk membuat jalur kereta menuju ke Cilacap, Staatspoorwegen (SS) perlu membuat terowongan ini untuk menembus perbukitan di antara dua kota ini.
Benteng Pendem Cilacap adalah destinasi pertama tour di kota Cilacap. Benteng ini didirikan oleh tentara Hindia Belanda (KNIL) untuk melindungi pelabuhan Cilacap, sebuah titik yang sangat strategis sebagai jalur ekspor hasil bumi dari pedalaman selatan Jawa. Dibangun tahun 1861 dengan luas 10,5 hektar dan lebih dari 60 ruangan. Benteng ini ditimbun dengan tanah agar tidak terdeteksi oleh musuh.
Kemudian makan siang dan setelah itu berlayar sekitar 20 menit melintasi selat menuju Nusakambangan. Di pulau ini peserta akan diajak untuk menjelajah Benteng Karang Bolong yang dibangun pada abad 19. Benteng ini memiliki banyak ruang dan tangga penghubung antara bagian atas dan bawah pulau. Setelah itu, dilanjutkan dengan benteng kedua yaitu Benteng Klingker yang merupakan benteng martelo bundar. Akar-akar pohon beringin raksasa melilit erat dinding, lorong, dan lengkung bata benteng. Kedua benteng ini masih berdiri megah di balik rimbunnya vegetasi pulau.
Kemudian setelah petualangan di Pulau Nusakambangan selesai, kembali ke dermaga Teluk Penyu serta kembali ke kota Cilacap untuk istrahat dan bermalam. Selanjutnya waktu bebas hingga tour hari ketiga dimulai.
Makan malam dengan pengaturan masing-masing.
.
Hari 03 – MINGGU 18 OKTOBER 2026 – CILACAP – JAKARTA (B/L/-)
Breakfast & Check out dari hotel di Cilacap
Pagi di hari ketiga ini, perjalanan dimulai ke makam kerkhof tua yang telah berdiri sejak abad ke-19 dan pernah menjadi salah satu tujuan ziarah tentara Hindia Belanda karena keberadaan makam dari Jenderal Toontje Poland.
Perjalanan dilanjutkan ke Titik Nol Cilacap, kawasan yang ditetapkan pada masa kolonial Belanda sebagai patokan sentral pengukuran infrastruktur jalan dan jaringan transportasi di pesisir selatan Jawa pada abad 19. Peserta akan diajak mengenali kawasan pusat pemerintahan Cilacap serta bangunan-bangunan di sekitarnya, termasuk bekas bangunan kantor asisten residen Cilacap sembari membahas perkembangan Cilacap sebagai kota pelabuhan dan bagian dari Karesidenan Banyumas.
Setelah itu, perjalanan berlanjut menuju Klenteng Lam Tjeng Kiong klenteng ini dibangun sekitar tahun 1899 dengan altar utama untuk memuja Makco Thian Shang Tie Mu (Dewi Mazu), sosok pelindung para pelaut. Perjalanan berlanjut ke Masjid Agung Darussalam di Alun-Alun Cilacap.
Pendopo Wijaya Kusuma Sakti juga menjadi destinasi yang menarik selanjutnya. Pendopo ini mempertahankan struktur Joglo dengan empat tiang penyangga utama (saka guru) dari balok kayu jati utuh peninggalan abad ke-19. Selain itu juga merupakan saksi bisu monumen penting pemekaran Cilacap dari status distrik menjadi kabupaten mandiri (Regentschap) pada 21 Maret 1856.
Berlanjut makan siang, dan setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Stasiun Cilacap, cagar budaya yang dibangun dengan gaya art deco ditahun 1943, mengantikan bangunan lama yang dibangun sebelumnya di tahun 1908. Tour berakhir di sini dan peserta akan bersama-sama naik kereta api eksekutif yang akan berangkat jam 14:15 WIB untuk kembali ke Jakarta. Sampai jumpa di petualangan berikutnya.
.
Jam 20:19 WIB – Kereta tiba di Stasiun Gambir
.
*Keterangan :
B = Breakfast
L = Lunch
D = Dinner
HARGA (dlm IDR/pax)
HARGA = IDR 4.620.000/pax
INCLUSIONS
INCLUSIONS
Tiket kereta kelas eksekutif dari Jakarta Pulang Pergi (PP)
Tour Leader bersertifikasi
Local guide
Hotel with breakfast
Private Bus AC
Makan sesuai itinerary
Tiket masuk sesuai itinerary
Acara Tour
Snack and mineral water
Travel insurance (detail di T&C)
Souvenir special dari WALK INDIES
Transportasi Kapal ke Nusakambangan PP
.
EXCLUSIONS
Makanan yang tidak termasuk di itinerary
Keperluan Pribadi
HOTEL
Purwokerto : Hotel Java Heritage Hotel Purwokerto atau sekelasnya (twin/triple sharing)
Cilacap : Hotel FaveHotel Cilacap atau sekelasnya (twin/triple sharing)
*triple sharing hanya jika jumlah pesertanya ganjil
**Tersedia pilihan Single Supplement/Sekamar sendiri dengan tambahan biaya (IDR 670.000/orang untuk 2 malam)
TERMS & CONDITIONS
Keberangkatan Minimal 23 Pax. Jika quota tidak terkumpul tour dapat dibatalkan oleh WALK INDIES dan biaya yang terbayar akan dikembalikan
Jadwal perjalanan dapat berubah sesuai dengan kondisi demi kelancaran pelaksanaan tour.
.
Kepastian akhir berangkatnya diumumkan paling lambat 21 hari sebelum hari tour atau bisa lebih cepat jika sudah terkumpul. Mohon untuk memperhatikan hal ini sebelum melakukan reservasi pesawat/kereta menuju lokasi.
.
Apabila terjadi force majeur karena bencana alam, kerusuhan, suasana mencekam dan lain-lain, WALK INDIES tidak bertanggung jawab dalam pengembalian biaya atas service yang sudah dibayarkan dan tidak digunakan dan biaya tour tidak termasuk biaya pengeluaran tambahan yang disebabkan oleh force majeur.
.
Produk travel Insurance yang termasuk di dalam biaya tour adalah Domestik – Nusantara 2 (1-4 hari) – New Travel Safe dari Asuransi ACA. Klik di sini untuk membaca nilai manfaat dari travel insurance ini.
* Batas umur pemegang polis adalah 70 tahun. Jika berumur 70 tahun dan ke atas, maka polis ini tidak dapat digunakan dan biaya polis akan di-cashback ke peserta di atas umur 70 tahun. Mohon melakukan pengaturan sendiri untuk travel insurance-nya.
* Travel insurance ini tidak berlaku jika peserta adalah penduduk dari kota-kota yang dituju sebagai destinasi tour.
Maka polis ini tidak dapat digunakan dan biaya polis akan di-cashback ke peserta yang berasal dari kota tujuan. Mohon melakukan pengaturan sendiri untuk travel insurance-nya.
* Travel Insurance tidak berlaku untuk Warga Negara Asing yang tidak memiliki KITAS
* Pengantian kerugian sangat bergantung pada penilaian dari pihak asuransi.
.
KEBIJAKAN REFUND
*Skema penalty yang akan dikenakan jika melakukan refund :
>= 30 hari sebelum tour : 50% penalty fee dari total biaya tour
29 – 14 hari sebelum tour : 70% penalty fee dari total biaya tour
<= 13 hari sebelum tour : 100% penalty fee dari total biaya tour
.
*Jika tidak bisa berangkat lebih baik dioper ke orang lain (tidak terkena biaya – dapat dilakukan sampai Kamis, 8 Oktober 2026)
MEETING POINT
Meeting Point:
Jumat, 16 Oktober 2026
Stasiun Gambir – jam 06:00 WIB
*dapat naik juga dari Stasiun Bekasi
FINISHING POINT
Finish Point :
Minggu, 18 Oktober 2026
Stasiun Gambir – jam 20:19 WIB
*dapat turun juga di Stasiun Bekasi & Jatinegara













Reviews
There are no reviews yet.