Description




ITINERARY
.
Hari 01 – JUMAT 24 APRIL 2026 – SURABAYA – KEDIRI – BLITAR (-/L/D)
Jam 07:20 WIB – Penjemputan di Stasiun KA Gubeng (Yang sudah berada di kota Surabaya dapat berkumpul bersama di hotel – to be advised)
Jam 08:25 WIB – Penjemputan di Bandara Juanda
Setelah ini perjalanan akan dimulai menuju ke Kota Kediri yang dahulu disebut sebagai Dhaha. Di tengah perjalanan kita makan siang dan break sholat Jumat di kota kelahiran industri rokok raksasa Gudang Garam ini.
Setelah makan siang, perjalanan akan dilanjutkan menuju Gereja Pohsarang, gereja yang dibangun pada tahun 1936 atas prakarsa Romo Jan Wolters, CM, dengan bantuan arsitek terkenal Henri Maclaine Pont yang juga pernah merancang aula Barat dan Timur Institut Teknologi Bandung. HM Pont sendiri adalah insinyur yang menangani pembangunan Museum Trowulan di Mojokerto, yang menyimpan peninggalan Majapahit. Gereja Pohsarang memiliki gaya arsitektur Jawa dan terdapat gapura dan Goa Maria Lourdes Pohsarang di sana.
Kunjungan kemudian berlanjut ke GPIB Immanuel Kediri, salah satu ikon cagar budaya di pusat Kota Kediri. Gereja ini sering disebut Gereja Merah. Gereja ini tampil dengan gaya arsitektur Gothic Eropa yang sangat kental. Gereja ini awalnya dibangun pada awal abad 20 sebagai tempat ibadah bagi warga Belanda dan pegawai pabrik gula yang tinggal di sekitar Kediri. Seperti namanya, seluruh dinding luar bangunan ini dicat dengan warna merah bata yang mencolok. Serta pintu-pintunya yang besar dan kokoh, terbuat dari kayu jati asli yang masih terawat hingga sekarang.
Sambil mendengarkan kisah kejayaan kerajaan Kediri dan raja-rajanya, kunjungan akan berlanjut ke daerah Pecinan dan Jalan Dhoho di pusat kota Kediri untuk free time ke toko oleh-oleh ataupun kuliner.
Lalu perjalanan berlanjut ke kota Blitar untuk makan malam dan tour di Hotel Tugu Blitar.
Menuju hotel untuk bermalam dan beristirahat.
.
Hari 02 – SABTU 25 APRIL 2026 – BLITAR – MALANG (B/L/-)
Breakfast dan check out dari hotel di Blitar.
Perjalanan di kota Blitar akan diawali dengan napak tilas dan berziarah ke Makam Sang Proklamator, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir.Soekarno. Batu nisannya terbuat dari batu pualam hitam dengan prasasti yang menuliskan sosok beliau sebagai “Penyambung Lidah Rakyat Indonesia”.
Setelah itu singgah di Istana Gebang yang merupakan rumah masa kecil Bung Karno. Rumah ini dulunya juga dihuni orang tuanya, Raden Soekeni Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai. Kakak Kartini, Soekarmini dan sang suami juga menempati rumah ini.
Petualangan dilanjutkan menuju ke Taman Peta (Pembela Tanah Air) yang dulunya merupakan Markas Daidan (Batalyon) PETA, tempat meletusnya pemberontakan tentara PETA melawan Jepang pada 14 Februari 1945. Museum ini terletak di Jalan Soedanco Soeprijadi, tepat di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Wijaya. Di sana kita akan melihat beberapa kendaraan tempur seperti Pesawat F-86 Sabre, Tank, dan juga meriam.
Setelah makan siang, kita akan menuju ke Candi Penataran (atau secara historis disebut Candi Palah) yang berada lereng barat daya Gunung Kelud, sekitar 12 km ke utara Kota Blitar. Begitu memasuki kompleks percandian ini, Anda tidak hanya mengunjungi satu bangunan, melainkan sebuah kompleks suci yang dibangun dan digunakan terus-menerus selama lebih dari 300 tahun—mulai dari era Kerajaan Kediri, Singosari, hingga mencapai puncaknya di masa keemasan Majapahit.
Setelah menjelajahi kota Blitar, perjalanan berlanjut menuju ke kota Malang untuk bermalam. Selanjutnya waktu bebas hingga tour hari ketiga dimulai.
Makan malam dengan pengaturan masing-masing.
.
Hari 03 – MINGGU 26 APRIL 2026 – MALANG – SURABAYA (B/L/-)
Tersedia breakfast untuk yang memilih opsi menginap di hotel Malang
Check out dari hotel
Pagi di hari ketiga ini, perjalanan dimulai tepat di titik nol pusat pemerintahan Kota Malang, yaitu Alun-Alun Tugu yang dahulu dikenal dengan Jan Pieterszoon Coenplein. Di tengah alun-alun ini berdiri megah monumen bambu runcing yang dibangun pasca kemerdekaaan sebagai simbol perlawanan rakyat. Di sekitar alun-alun terdapat bangunan bersejarah pada masa kolonial, seperti Stadhuis atau Balai Kota Malang, Hotel Tugu Malang, dan
Setelah itu, kita akan diajak berkeliling menelusuri Kampoeng Heritage Kajoetangan. Jalan Kajoetangan merupakan pusat perdagangan dan gaya hidup pada masa kolonial Belanda. Peserta akan diajak untuk blusukan masuk ke gang-gang rumah warga yang memiliki gaya bangunan beragam dari tahun 1870 sampai gaya jengki. Yang menarik di sepanjang kampung bersejarah ini mengalir sebuah kanal yang ditata rapi dengan koridor jembatan.
Kemudian berpindah untuk menelusuri daerah Ijen Boulevard. Mengunjungi Gereja Katedral Santa Maria dari Gunung Karmel (masih menunggu izin). Gereja ini dibangun pada tahun 1934 oleh arsitek ternama L. Estourgie dan menjadi katedral keuskupan Malang. Lalu dilanjutkan dengan menjelajah kawasan pemukiman elit bersejarah yang dikenal sebagai kawasan Bergenbuurt (daerah pegunungan). Kawasan ini dirancang oleh arsitek dan perencana kota ternama, Herman Thomas Karsten, pada masa kolonial sekitar tahun 1920-an hingga 1930-an.
Makan siang akan diadakan di bangunan bekas Loji Tarekat Mason Bebas Malang.
Setelah makan siang, kita akan berlanjut untuk mengunjungi Candi Singosari, situs percandian yang menjadi saksi bisu kejayaan Kerajaan Singosari (1222-1292 M). Kawasan ini ditemukan sekitar tahun 1803 oleh Nicolaus Engelhard. Candi ini dibangun sebagai pendarmaan kebesaran raja Kertanegara yang gugur karena pemberontakan yang dilakukan Jayakatwang.
Mengunjungi dua penjaga ‘raksasa’ Dwarapala yang berukuran 3.7 meter.
Setelah kunjungan di Candi Singosari, tour berakhir, peserta akan diantar ke Bandara Juanda dan Stasiun Kereta Api Gubeng (tiba jam 17:15 WIB di Bandara dan jam 18:15 WIB di Stasiun) untuk kembali ke kota masing-masing. Sampai jumpa di petualangan berikutnya.
.
*Keterangan :
B = Breakfast
L = Lunch
D = Dinner
HARGA (dlm IDR/pax)
.
HARGA DENGAN HOTEL DI MALANG = IDR 3.840.000/pax
HARGA TANPA HOTEL DI MALANG = IDR 3.485.000/pax
**Ada opsi untuk pembayaran Down Payment sebesar IDR 2.000.000/pax. Pelunasan sisanya dilakukan terakhir di tanggal 7 April 2026.
INCLUSIONS
INCLUSIONS
Tour Leader bersertifikasi
Local guide
Hotel with breakfast di Blitar
Private Big Bus AC
Makan sesuai itinerary (termasuk makan di Hotel Tugu Blitar dan bekas Loji Tarekat Mason Bebas Malang)
Tiket masuk sesuai itinerary
Acara Tour
Snack and bevarages
Travel insurance (detail di T&C)
.
EXCLUSIONS
Tiket pesawat/kereta
Makanan yang tidak termasuk di itinerary
Keperluan Pribadi
Transportasi ke Meeting Point atau dari Ending Point
Travel insurance tambahan (bila traveling lebih dari H+3 hari dari kota asal)
.
OPTIONAL
Akomodasi hotel di Malang
HOTEL
Blitar : Hotel Santika Blitar atau sekelasnya (twin/triple sharing)
Malang : Hotel Santika Premier Malang atau sekelasnya (twin/triple sharing) (Hotel ini adalah optional)
*triple sharing hanya jika jumlah pesertanya ganjil
**Tersedia pilihan Single Supplement/Sekamar sendiri dengan tambahan biaya (IDR 650.000/orang untuk 2 malam)
TERMS & CONDITIONS
Keberangkatan Minimal 22 Pax. Jika quota tidak terkumpul tour dapat dibatalkan oleh WALK INDIES dan biaya yang terbayar akan dikembalikan
Jadwal perjalanan dapat berubah sesuai dengan kondisi demi kelancaran pelaksanaan tour.
.
Kepastian akhir berangkatnya diumumkan paling lambat 21 hari sebelum hari tour atau bisa lebih cepat jika sudah terkumpul. Mohon untuk memperhatikan hal ini sebelum melakukan reservasi pesawat/kereta menuju lokasi.
.
Apabila terjadi force majeur karena bencana alam, kerusuhan, suasana mencekam dan lain-lain, WALK INDIES tidak bertanggung jawab dalam pengembalian biaya atas service yang sudah dibayarkan dan tidak digunakan dan biaya tour tidak termasuk biaya pengeluaran tambahan yang disebabkan oleh force majeur.
.
Produk travel Insurance yang termasuk di dalam biaya tour adalah Domestik – Nusantara 2 (1-4 hari) – New Travel Safe dari Asuransi ACA. Klik di sini untuk membaca nilai manfaat dari travel insurance ini.
* Batas umur pemegang polis adalah 85 tahun. Jika berumur 85 tahun dan ke atas, maka polis ini tidak dapat digunakan dan biaya polis akan di-cashback ke peserta di atas umur 85 tahun. Mohon melakukan pengaturan sendiri untuk travel insurance-nya.
* Travel insurance ini tidak berlaku jika peserta adalah penduduk dari kota-kota yang dituju sebagai destinasi tour.
Maka polis ini tidak dapat digunakan dan biaya polis akan di-cashback ke peserta yang berasal dari kota tujuan. Mohon melakukan pengaturan sendiri untuk travel insurance-nya.
* Jika akan extend sebelum dan sesudah hari tour, mohon menginformasikan kepada kami karena terdapat biaya travel insurance tambahan jika travel lebih dari H+3 hari dari kota asal.
* Pengantian kerugian sangat bergantung pada penilaian dari pihak asuransi.
.
KEBIJAKAN REFUND
*Skema penalty yang akan dikenakan jika melakukan refund :
>= 30 hari sebelum tour : 50% penalty fee dari total biaya tour
29 – 14 hari sebelum tour : 70% penalty fee dari total biaya tour
<= 13 hari sebelum tour : 100% penalty fee dari total biaya tour
.
*Jika tidak bisa berangkat lebih baik dioper ke orang lain (tidak terkena biaya – dapat dilakukan sampai H – 72 jam sebelum keberangkatan)
MEETING POINT
Meeting Point:
Jumat, 24 April 2026
Kota Surabaya (location to be advised) – jam 07:00 WIB
Stasiun Gubeng – jam 07:20 WIB
Bandara Juanda – jam 08:25 WIB
FINISHING POINT
Finish Point :
Minggu, 26 April 2026















Reviews
There are no reviews yet.