Sale

Walking Tour – CONEFO & Karya Arsitek Soejoedi – 30 Juni 2026

Original price was: Rp 225.000.Current price is: Rp 195.000.

Di bulan Januari tahun 1965, Presiden Soekarno mengumumkan berdirinya CONEFO (Conference of the New Emerging Forces). Ini merupakan organisasi tandingan dari PBB yang baru saja ditinggal oleh Indonesia di tahun yang sama. Pemerintah Indonesia di bawah kepimpinan Bung Karno saat itu menolak keras Malaysia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB di masa konfrontasi. Sebagai bentuk protes, Indonesia menyatakan keluar dari PBB.

Untuk organisasi tandingan baru ini, diperlukan suatu markas besar yang megah dan fungsional. Maka dipilihlah daerah Senayan untuk dijadikan komplek sekretariat CONEFO. Hasil rancangan arsitek Soejoedi Wirjoatmodjo yang dipilih dan disahkan oleh Presiden Soekarno. Mulai dibangunlah gedung ini di bulan Maret 1965, namun terhenti karena peristiwa Gerakan 30 September.

Dikarenakan pergantian kekuasaan, peruntukan gedung ini berubah seiring dengan pergantian haluan politik luar negeri Indonesia. Maka di November 1966 peruntukkannya diubah menjadi untuk kantor bagi Majelis Permusyaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Lembaga legislatif tertinggi di Indonesia ini pun memiliki sejarah panjang sejak kemerdekaan sejak dibentuknya KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat). Lokasi kantor pun sempat berpindah-pindah sebelum menempati gedung ini.

Selain mengunjungi gedung MPR/DPR, perjalanan ini juga akan berlanjut menuju karya arsitek Soejoedi yang lain di kawasan Senayan. Kompleks Kementrian Kehutanan juga merupakan karya arsitek lulusan Universitas Teknologi Berlin. Dan di dalamnya terdapat Museum Kehutanan yang menceritakan tentang pengenalan hutan di Indonesia dan budidayanya sejak era kolonial sampai kemerdekaan. Terdapat pula fosil kayu jati berusia lebih dari 300 tahun yang berasal dari Blora.

Soejoedi Wirjoatmodjo yang juga merupakan dosen di ITB adalah salah satu arsitek bergaya baru paska era kolonial. Ia mengkombinasikan gaya yang popular di era itu, brutalisme, dengan filsafat jiwa kemerdekaan dan penyesuaian dengan iklim tropis Nusantara. Banyak karya monumentalnya menjadi warisan untuk masa depan. Mari berpetualang bersama WALK INDIES dalam perjalanan menyusuri dua landmark karya dari Arsitek Soejoedi ini. Pendaftaran dapat dilakukan di link bio kami atau website www.walkindies.com. Sampai bertemu di Senayan!

Description

Tour Date
Selasa, 30 Juni 2026
Group Jam 09:00 WIB
PRICE
PRESALE
Rp 195,000/pax
RSVP hingga 27 Juni 2026
NORMAL
Rp 225,000/pax
Duration
±3 jam
Distance
±3,5 km Walking Tour

HIGHLIGHTS

Mengunjungi ke dalam Gedung MPR/DPR

*Tidak masuk ke ruang rapat Paripurna (Sedang renovasi panjang)

Mengunjungi Museum DPR

Mengunjungi Museum Kehutanan & melihat lokomotif tua “Madjoe”

Melihat Arboretum Ir. Lukito Daryadi, M.Sc

INCLUSIONS

Guide profesional / Sejarawan / Arkeolog

Tiket masuk tempat wisata 

*(Museum DPR & Kehutanan tidak dipungut biaya)

Air mineral  

Pocket map & kipas & postcard

 

EXCLUSIONS

Pengeluaran Pribadi

Travel Insurance

Transportasi kembali ke meeting point

TERMS & CONDITIONS

Tur akan tetap dilaksanakan baik dalam kondisi cerah maupun hujan.

Tur akan dibawakan dalam Bahasa Indonesia.

Kami menyarankan untuk membawa perlengkapan tambahan seperti sunblock, payung, jaket hujan dan perlengkapan pribadi lainnya.

Mohon menjaga barang pribadi yang menjadi tanggung jawab masing-masing, segala bentuk kehilangan bukan menjadi tanggung jawab penyelenggara.

Tour ini tidak direkomendasikan / cocok untuk kursi roda dan kereta bayi.

Wanita yang sedang hamil diharapkan untuk mengkonfirmasi terlebih dahulu.

 

RESHEDULE & REFUND POLICY

Tour tidak dapat direfund kecuali ada pembatalan dari pihak WALK INDIES.

Tur hanya akan dibatalkan jika tidak mencapai minimal peserta, dengan begitu biaya tur akan dikembalikan sepenuhnya.

Itinerary dapat berubah sewaktu-waktu tergantung situasi dan kondisi di lapangan.

Tour dapat direschedule secara free/gratis paling lambat konfirmasi 10 hari sebelum tanggal tour

Jika dalam kurun waktu kurang dari 10 hari sebelum tanggal tour sampai 1X24 jam, peserta ingin direschedule, dikenakan biaya reschedule sebesar IDR 110.000/orang.

Jika kurang dari 1X24 jam sebelum tanggal tour, peserta ingin direschedule dianggap melakukan pembelian baru (tidak dapat direschedule).

MEETING POINT

Meeting Point : Gerbang Pancasila Gedung MPR DPR (Jalan Gelora, bukan Jalan Gatot Subroto)

FINISHING POINT

Ending Point: Manggala Wanabakti

Additional information

Slot

Group Jam 09:00 – A, Group Jam 09:00 – B, Group Jam 09:00 – C

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Walking Tour – CONEFO & Karya Arsitek Soejoedi – 30 Juni 2026”

Your email address will not be published. Required fields are marked *